Senin, 16 Maret 2009

Internet di sekolah

Siapkah Sekolah Menerima Internet?

Copy by Zainul Anwar ST

youneedaweb.gifTema diskusi menarik dalam seminar yang diadakan oleh Forum Teknologi Informasi untuk Pendidikan (FORTIP) di Hotel Atlet Century Senayan, tanggal 27 Desember 2007. Saya sendiri membawakan materi berjudul “Memikirkan Kembali Internet untuk Sekolah”. Diskusi saya buka dengan bagaimana perkembangan teknologi informasi dan pemanfaatan Internet di berbagai bidang. Dan di balik semua manfaat itu, ternyata dunia Internet juga membawa sisi dunia gelap dan cybercrime, diantaranya adalah pornografi, cracking activities, carding dan software piracy. Siapkah sekolah menerima semua manfaat dan mudharat Internet itu?

Menariknya, Indonesia dengan penetrasi Internet yang relatif rendah (8%), tapi memiliki nama yang terang benderang dalam dunia cybercrime :)Ini sebenarnya karena anak muda kita punya potensi yang bagus, tapi kurang adanya ajang untuk berkompetisi secara legal. Sedangkan pornografi sendiri bisa dicegah dengan tiga cara: hukum, teknologi dan socio-culture. Hukum dan teknologi relatif kurang efektif, dan boleh dikatakan bahwa pendekatan socio-culture, yaitu dengan membuat sang anak sibuk di Internet dengan berbagai penugasan dan kegiatan kreatif adalah solusi terbaik.

Bagaimanapun juga, menurut saya Internet masuk sekolah adalah program yang harus didukung oleh seluruh komponen bangsa. Karena Internet memiliki manfaat yang besar dalam pembentukan SDM generasi muda kita, yaitu:

  • Membuka mata dan wawasan ke dunia luas
  • Membentuk generasi yang kreatif, produktif dan mandiri
  • Sumber ilmu pengetahuan tanpa batas
  • Membantu mempermudah kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan berbagai otomasi dan sistem informasi

Adanya kesalahan pandang bahwa Internet masuk sekolah hanya membawa arti di bawah, harus segera diluruskan.

  • Internet masuk sekolah = koneksi Internet masuk sekolah
  • Internet = alat browsing, email dan chatting
  • Internet = alat lihat gambar dan video porno
  • Internet = tempat siswa mencari berbagai informasi secara bebas tanpa kontrol
  • Internet = menggantikan peran guru secara keseluruhan
  • Internet masuk sekolah = synchrounous learning

Syarat sekolah siap menerima Internet ketika pemahaman kita sudah sama bahwa Internet masuk sekolah berarti:

  • Komputer dan koneksi internet bisa dinikmati seluruh siswa dan guru
  • Konten pendidikan berbasis Internet bisa dinikmati seluruh siswa dan guru
  • Proses kegiatan sekolah bisa didukung dan diotomasi oleh Internet (sistem informasi)
  • Guru siap dengan konten pendidikan dan penugasan ke siswa sehingga siswa tidak terjebak ke konten negatif
  • Siswa dan guru harus sadar Internet bisa mencetak generasi kreatif , produktif, dan mandiri, tapi juga bisa mencetak generasi busuk tak bermoral

Ada keluhan bahwa kita kekurangan SDM dan infrastruktur? Bisa kita mulai dari kreatifitas dengan peralatan dan skill sederhana. Model pendidikan kreatifitas ala Jepang lewat kompetisi di acara TV “Masquerade” dan Singapore dengan eksebisi dan kompetisi pembuatan multimedia pembelajaran oleh siswa SD menjadi contoh yang baik pendidikan ke generasi muda. Sedangkan kita sendiri masih lebih menyukai kompetisi yang mengandalkan tampang dan menghamburkan uang lewat sms polling.

Mudah-mudahan masyarakat kita bisa segera sadar untuk “kembali ke jalan yang benar” membenahi otak kiri dan kanan generasi muda kita. Dan mulai meninggalkan kompetisi berhadiah besar yang berkutat di wilayah user interface (baca: pakaian indah, wajah cantik atau tampan) yang kadang semu. Ingat masih banyak anak muda kita yang meskipun bertampang “kutu kupret” tapi punya kreatifitas dan kecerdasan otak seperti Jerry Yang, Larry Page atau Sergrey Brin. Cuman kadang orang-orang seperti ini tidak bisa bersekolah tinggi karena kendala finansial. Ditambah lagi pasti gugur di babak awal kalau ikutan kompetisi masuk TV. Kalaupun ada yang bernasib baik menjadi pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja, hadiahnya biasanya impas dengan modal beli buku, tiket pesawat dan nraktir temen sekelas :)

Teman-teman wartawan dari beberapa media massa ternyata hadir di acara ini. Liputannya bisa dilihat dari beberapa link di bawah. Sebenarnya saya hanya sedikit menyinggung tentang masalah pornografi sebagai satu efek negatif Internet masuk Sekolah. Hanya saya lihat fokus liputan teman-teman wartawan malah di sisi Pornografinya :)

Selasa, 03 Februari 2009

Cara Buat email

e-mail (Electronic Mail)

By Zainul Anwar ST / Mas Aan ( on p1nky_o@yahoo.com or my website :zainulanwar.blogspot.com )

Mengenal e-mail

Tahukah kamu ?????? Electronic Mail (disingkat e-mail atau surat-elektronik) atau nama umumnya dalam bahasa Inggris "e-mail" (juga: posel atau pos elektronik, dan imel) adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet. Dengan surat biasa seseorang perlu membeli prangko sebagai biaya pengiriman, tetapi surat elektronik tidak perlu memakai biaya untuk mengirim. Biaya yang mungkin dikeluarkan hanyalah biaya untuk membayar koneksi internet.

A. Sejarah e-mail


Sejarah tentang e-mail tidak lepas pula dari sejarah perkembangan internet, dimana sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.

B. Anatomi Alamat e-mail

Alamat internet mempunyai 2 bagian penting yaitu :

  1. Dipisahkan oleh tanda axon/@ (tanda di)
  2. Bagian sebelum tanda @ (dibaca at)adalah kotak surat (ID) atau User Name atau nama pribadi kita dan sesudahnya adalah domain, yang biasanya nama penyedia jasa internet, seperti yahoo.com, gmail.com, plasa.com dan lain-lain

Anatomi e-mail, sebagai contoh:

Keterangan:

  • sahrudin : nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
  • yahoo.com: nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
  • yahoo: subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
  • com: menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori bisnis/komersial (commercial)

Sama halnya dengan surat biasa yang harus melewati beberapa kantor pos sebelum sampai ke tujuannya, begitu dikirimkan oleh seseorang melalui komputer yang tersambung ke internet sebuah e-mail masuk ke beberapa komputer lain di sepanjang jaringan internet. Komputer-komputer itu disebut dengan e-mail server. Ketika e-mail tersebut sampai ke server yang menjadi tujuan (seperti yang ditunjuk pada alamat e-mail - kepada siapa kita menulis e-mail) e-mail tersebut disimpan pada sebuah e-mailbox. Si pemilik alamat e-mail baru bisa mendapatkan e-mail itu kalau yang bersangkutan mengecek e-mailbox-nya. Jadi, tidak benar kalau dibayangkan bahwa untuk bisa menerima e-mail kita harus terhubung terus menerus dengan internet.

Istilah-istilah yang sering digunakan dalam menggunakan e-mail adalah :

1.

Sign Up

:

Mendaftarkan diri (menjadi member)

2.

Sign In

:

Pemilik e-mail dapat masuk ke e-mailnya sendiri apabila sudah terdaftar (menjadi member)

3.

Compose

:

Menulis surat baru

4.

Inbox

:

Surat yang masuk ke pemilik e-mail

5.

To

:

Surat akan dikirim ke alamat e-mail yang dituju

6.

CC

:

Surat dikirim secara berantai ke alamat lain

7.

BCC

:

Surat dikirim ke alamat yang dituju tanpa memberi tahu pemilik alamat yang tercantum di alamat CC

8.

Draft

:

Surat yang ditulis tapi belum dikirim

9.

Sent

:

Surat yang terkirim

10.

Spam

:

Surat yang berisi kata-kata yang tidak baik/menganggu

11.

Reply

:

Membalas surat yang diterima

12.

Trash

:

Melihat e-mail yang telah dihapus

13.

Bulk

:

Melihat e-mail yang dicurigai sebagai spam

14.

Forward

:

Meneruskan surat yang diterima untuk disampaikan kepada orang lain

15.

Attachment

:

Fasilitas pada sebuah program e-mail baik program komputer maupun webmail yang dapat digunakan untuk mengirimkan file, atau gambar, yang di ikutsertakan pada e-mail yang akan di kirim.

Cara Membuat e-mail Gratis di Yahoo

Bagi yang masih belum punya e-mail, bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan account e-mail secara gratis di Yahoo.com

1.

Buka browser dan ketik http://mail.yahoo.com

2.

Pada pojok kanan bawah ada kata “Sign Up”, klik link tersebut karena kita belum mempunyai Yahoo ID.

3.

Akan terbuka window yang harus kita isi mengenai data diri kita. Pada sebelah kanan ada tombol drop down “I prefer content from” untuk memilih bahasa yang akan digunakan. Untuk contoh akan digunakan Yahoo US in English.

4.

Adapun form yang harus diisi adalah misalnya seperti:

  • Tell us about yourself: bagian ini kita diminta untuk mengisi nama, jenis kelamin, tanggal lahir, negara dan kode pos
  • Select an ID and password: isi nama yg ingin kita gunakan sebagai identitas, misalnya johgumi, hill_side, dll.
  • In case you forget your ID or password: bagian ini kita diminta untuk mengisi security question ato alamat email lain (bisa dikosongkan jika belum mempunyai e-mail lain) seandainya kita lupa password.
  • Yang terakhir kode verifikasi. Perhatikan huruf kapital jika memang diperlukan.

5.

Setelah itu klik tombol Create My Account. Jika ada data yang masih belum terisi benar biasanya akan diberikan warna merah.

6.

Jika semua sudah terisi dengan benar maka nanti akan terlihat window bahwa account mail Yahoo sudah dibuat.